Pengobatan Alamiah

Pengobatan dan Penyembuhan Alami Penyakit : Asma, Stroke, Jantung, Maag, Hepatitis, TBC, Lupus, Kanker, Tumor, Typus, Diabetes Melitus, Darah Tinggi, Liver, Ginjal, Epilepsi, Lipoma, Talesemia, Katarak dengan Herbal Jepang Superlutein

Cara Pengobatan Penyakit TBC–Tuberkulosis

Written By: ade - Sep• 06•11

Penyakit TBC-Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi kronis / menahun dan menular yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberklosa yang dapat menyerang pada siapa saja tanpa memandang usia dan jenis kelamin namun sesuai fakta yang ada bahwa penderita penyakit TBC lebih banyak menyerang pada usia produktif  yang berkisar antara usia 15 tahun – 35 tahun.

Udara merupakan media penyebaran bakteri mikobakterium tuberkulosa dalam penularan penyakit TBC , biasanya bakteri mikobakterium tuberkulosa terbawa pada saat penderita TBC batuk atau mengeluarkan dahak dan meludahkannya ke sembarang tempat. Jika bakteri ini sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru maka perkembang biakan bakteri ini akan semakin cepat terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah, setelah terjadi infeksi maka akan dengan mudah menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

Tercatat di indonesia bahwa penyakit TBC ini ini terus berkembang setiap tahunnya dan hingga saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru dan 140.000 diantaranya menyebabkan kematian. Dengan angka ini memposisikan Indonesia menjadi negara terbesar ketiga didunia untuk penderita penyakit TBC

Penyebab Penyakit TBC – Tuberklosis

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa Penyakit TBC – tuberklosis ini merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberklosa. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Selain karena bakteri sebagai penyebab utama, faktor lingkungan yang lembab, kurangnya sinar matahari pada suatu ruang dan kurangnya sirkulasi udara juga sangat berperan dalam penyebaran bakteri mikobakterium tuberklosa ini sehingga sangat mudah menjangkiti bagi orang yang hidup dalam kondisi lingkungan yang tidak sehat.

Gejala yang muncul bagi seseorang yang mengidap penyakit TBC adalah :

Mudah mengalami demam dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama
Sering berkeringat pada malam hari
Gampang terkena influenza dan bersifat hilang timbul
Menurunnya nafsu makan dan berat badan
Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah)
Perasaan lemah, lesuh & tidak enak (malaise)

Gejala Khusus Penyakit TBC

Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.
Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang

Pencegahan Penyakit TBC

Mencegah penyakit tentunya akan lebih baik daripada mengobati. Dengan menjalankan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan yang sehat merupakan kunci agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit tak terkecuali dengan penyakit TBC.

Untuk itu sangat perlu menjaga lingkungan yang sehat seperti pengaturan syarat-syarat rumah yang sehat diantaranya luas bangunan rumah, ventilasi, pencahayaan dengan jumlah anggota keluarga, kebersihan lingkungan tempat tinggal. Melalui pemberdayaan keluarga sehingga anggota rumah tangga yang lain dapat turut serta dan berperan dalam melakukan pengawasan terhadap si penderita dalam minum obat. Sehingga tingkat kepatuhan penderita dalam minum obat sesuai dengan petunjuk medis.

Langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir penyebaran penyakit TBC  – Tuberkulosis adalah sebagai berikut :

Tidak meludah di sembarang tempat upayakan meludah pada tempat yang tarkena sinar matahari atau ditempat khusus seperti tempat sampah

Menutup mulut pada waktu ada orang batuk ataupun bersin
Jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur karna kuman TBC akan mati bila terkena sinar matahari
Jaga kesehatan badan supaya sistem imun senantiasa terjaga dan kuat
Meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan yang sehat dan bergizi
Hindari melakukan hal-hal yang dapat melemahkan sistem imunitas (sistem kekebalan tubuh), seperti begadang dan kurang istirahat
Jaga jarak aman ketika berhadapan dengan penderita TBC
Olahraga teratur untuk membantu menyehatkan tubuh
Lakukan imunisasi pada bayi termasuk imunisasi untuk mencegah penyakit TBC – Tuberkulosis

 

KONSEP TERAPI  ALAMI

Pengalaman klinis terhadap penderita TBC yang mengalami batuk darah ( hemoptoe)  pada Praktek dr.Fadli, menunjukkan suatu mengatasi batuk darah( hemoptoe) dan menurunkan demam.

Gold-G Sea Cucumber Jelly mempunyai kemampuan meregenerasi sel-sel paru yang rusak, memperbaiki fungsi kapiler sehingga mempercepat mengatasi pendarahan. Selain itu Gold-G (Teripang ) juga dapat menurunkan demam. Untuk pemesanan klik Cara Pemesanan

TESTIMONI

Seorang penderita TBC disertai batuk darah masif, bernama M.Yusuf, pria, umur 53 tahun. Sudah pernah berobat pada dokter spesialis paru. Obat yang direkomendasi; Rifamfisin, INH, Ethambutol , Pirazinamid, Kalnex, Bromhexin, vit B6. Tapi batuk darah tidak berhenti.

Sejak 21 Mai 2007 berobat di Praktek dr.Fadli. Obat yang diberikan; OAT (Rifampisin 450mg, INH 300 mg, Pirazinamid 500 mg) dosis tunggal 1x sehari dan  Gold-G ( Extraks Tripang  ) dengan dosis 3 x 1 sendok makan. Hasilnya dalam 1 hari pengobatan, batuk darahnya  sudah berhenti. Namun demikian untuk membasmi bakteri Mycobacterium tuberculosis OAT harus diteruskan sesuai standard WHO.

Penyakit Epilepsi & TBC Saya Tidak Kambuh Lagi & Sembuh setelah minum obat TBC    jelly Gamat Gold-G

Nama                             : Sarmaramahida Manurung
Umur                             : 25 Tahun
Alamat                          : Tebing Tinggi
keluhan                        : Epilepsi, TBC
Jenis Prodak              : Gold G Sea Cucumber jelly / gamat / teripang

 

Saya mempunyai penyakit ayan (Epilepsi). Sebelum saya mengkonsumsi Gold-G, epilepsi saya sering kambuh, 1 hari bisa sampai 4 kali. Memang saya tidak menyadarinya ketika kambuh, tetapi saya diberitahu oleh keponakan saya kalau penyakit saya ini kambuh. Saya sungguh-sungguh tidak sadar kalau penyakit saya kambuh.

Saya dan keluarga sudah coba berobat ke dokter saraf dan ke dokter lainnya, tetapi belum ada hasilnya. Saya sangtat kecewa sekali, padahal saya sangat bersemangat untuk sembuh. Beberapa hari kemudian seseorang datang pada saya, yaitu petugas Puskesmas dan saya diberi Gold-G lalu saya minum 2 kali sehari.

Tepatnya bulan Januari, saya mulai munum Gold-G sampai bulan Juni tahun 2005, penyakit epilepsi saya tidak pernah kambuh lagi dan penyakit TBC saya sudah sembuh berkat Gold-G.

Bagaimana teripang membantu proses penyembuhan itu? Di Universitas Kebangsaan Malaysia, Prof. Ridzwan Hashim menemukan bukti sahih, teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus berefek antibakteri. Bakteri Streptococcus faecalis penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, S. varidasns perusak katup jantung, S. pneumoniae penyebab radang paru-paru dan sinusitis akut, Staphyloccus aureus penyebab meningitis, dan Proteus mirabilis penginfeksi luka, ampuh dibasmi teripang.

Hal itu sejalan dengan penelitian Nagarajappa dari Gene Lab, National Institute of Oceanography, Paula, Goa, India. Hasil pengujiannya terhadap larutan teripang menghambat pertumbuhan bakteri Klebsiella pneumonia. Zat yang berpengaruh: tripsin dari hidrolisat gamat.

Sedangkan Subhuti Dharmananda dari Institut Pengobatan Tradisional, Portland, Amerika serikat, mengungkap zat teripang paling berpengaruh dalam penyembuhan penyakit paru-paru adalah asam lemak metiltetradekanoik penghambat kinerja enzim lipoksigenase. Enzim berupa 5-LOX inhibitor telah diaplikasikan berbagai penyembuhan penyakit pernapasan.

“Kemampuan regenerasi sel teripang cepat, makanya bisa mengobati berbagai penyakit,” kata dr. Pieter Pattinama, mantan direktur RS PGI Cikini, Jakarta. Kemampuan regenerasi itu lantaran gamat memiliki kandungan gizi lengkap, antara lain 9 jenis karbohidrat, 59 jenis asam lemak, 19 jenis asam amino, 25 komponen vitamin, 10 jenis mineral, dan 5 jenis sterol. semuanya bersatu padu membentuk kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel rusak.

Apabila  pembaca  sekalian  membutuhkan   obat  alami  TBC  Jelly Gamat G   bisa  pesan  dari kami  :

 

Incoming search terms:

  • penyakit tbc
  • pencegahan tbc
  • Cara mengobati penyakit TBC
  • pengobatan penyakit tbc
  • cara penyembuhan penyakit TBC
  • pencegahan penyakit tbc
  • Cara pengobatan penyakit TBC
  • cara menyembuhkan penyakit tbc
  • obat penyakit TBC
  • cara mengatasi penyakit tbc

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>